Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Tugas softskill menjelaskan studentsite.

ADINDA DWI HERLAMBANG
1 IA03
50410162










Pembahasan Tentang Studentsite.
            Studentsite adalah sebuah account yang dimiliki oleh setiap mahasiswa gunadarma yang berfungsi sebagai informasi utama individual mahasiswa, tugas dari dosen biasanya dikirimkan ke studentsite masing masing, selain tugas banyak info lain yang terdapet di studentsite, yaitu seminar jadwal UTS, berita BAAK, jadwal kuliah dll.
            Sebelum masuk, mahasiswa harus membuat terlebih dahulu. Langkah-lanhkahnya sebagai berikut.
1.      Masuk ke site http://studentsite.gunadarma.ac.id, lalu akan muncul tampilan sebagai berikut :


Jika sudah muncul maka tinggal aktfasidengan meng-klik aktifasi lalu tinggal ikutu langkahnya saja, masukkan nomer NPM dll.
Jika sudah membuat maka tinggal login saja dengan memasukkan nama dan password pada saat membuat studentsite.jika sudah masuk maka akan muncul tampilan sebagai berikut :

Maka tinggal memilih menu layanan  pada icon menu yang berada di tampilan
1, menu locker : tampilannya sama seperti diatas

2,  menu e-mail : berisikan email yang masuk


3, menu calendar : berisikan kalender




4, menu addres book: berisikan alamat dan nomer telpon yang bisa dihubungi.




5, menu infolog dan file manager berisikan jadwal yang dubuat dan      
 data yang disimpan.

6, menu forum, bookmark dan polls : menu forum sebagai jalan pintas ke UG community, sedangkan menu bookmark berisikan banyak situs-situs penting,.

7, menu logout: untuk keluar dari stuedentsite.
bar yang bertuliskan menu layanan studentsite  dapat dibuka , bila di-klik segitiga yang berada disamping tulisannya maka akan banyak piihan dalam bar tersebut, saya contohkan bila memilih menu tugas(ug portofolio). Maka akan muncul tamplilan sebagai berikut:










Seperti itulah gambaran apa dan fungsi studentsite.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Abu Dhabi Ciptakan Alat Untuk Menurunkan Hujan Di Gurun Pasir

Selama berabad-abad, masyarakat yang hidup di Timur Tengah bermimpi untuk mengubah padang pasir yang panas dan tandus menjadi lahan pertanian, dengan air yang mengalir deras dari kran.


Kini, mimpi itu makin dekat pada kenyataan, setelah para ilmuwan yang dipekerjakan pimpinan Abu Dhabi mengklaim telah menghasilkan serangkaian hujan di lahan panas. 
Ilmuwan mengklaim telah menurunkan hujan di Al Ain, di Timur Abu Dhabi, menggunakan teknologi yang didesain mengontrol cuaca. Saat cuaca cerah dan tak berawan, apalagi hujan, di wilayah Al Ain, dengan alat ini, justru bisa turun hujan. Bahkan, bisa turun hujan sampai 52 kali!

Kebanyakan hujan dihasilkan di puncak musim panas, Juli dan Agustus. Para ilmuwan bekerja secara rahasia atas perintah presiden Uni Emirat Arab, Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan.

http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2011/01/02/article-0-0CA0EB73000005DC-441_634x369.jpg

Mereka menggunakan ioniser raksasa, rangka baja yang bentuknya seperti  penutup lampu untuk menghasilkan partikel negatif.  Alat ini akan mendorong terbentuknya formasi awan yang diharapkan akan memicu turunnya hujan.

Dalam sebuah video rahasia, pendiri perusahaan Swiss yang bertanggung jawab dalam proyek ini, Metro Systems International, mengklaim telah sukses. "Kami telah berhasil menurunkan hujan," kata Helmut Fluhrer, seperti dimuat Daily Mail.

Seperti diberitakan Sunday Times, ini adalah kali pertamanya, sebuah sistem mampu menciptakan hujan di langit yang cerah.

Di masa lalu, China dan beberapa negara lainnya menggunakan bahan kimia untuk menyemai awan, baik untuk merangsang turunnya hujan maupun menghentikan tumpahan air dari langit.

Juni lalu, Metro System membangun lima ioniser atau peng-ion dengan 20 pengemisi yang bisa menciptakan triliunan ion pembentuk awan ke atmosfer. Proyek ini dimonitor oleh Max Planck Institute for Meteorology, salah satu dari pusat fisika atmosfer utama dunia.

Beberapa ilmuwan ragu dengan hasil mencengangkan proyek Abu Dhabi, apalagi negara itu berada di pesisir yang kemungkinan kecil bisa mengalami curah hujan di musim panas (yang dipicu naiknya uap dari laut yang panas) sebelum akhirnya menjadi hujan.

Namun, penelitian mengungkapkan, turunnya hujan di wilayah itu bisa terjadi setelah mesin peng-ion dinyalakan.

Professor Peter Wilderer dari University of Munich mengaku menjadi saksi keajaiban proyek ini. "Kita makin mendekat ke sebuah titik, di mana kita bisa meningkatkan ketersediaan air bersih menghadapi perubahan global yang dramatis," kata dia.


sumber : http://apakabardunia.com/

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS