Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

G R I D C O M P U T I N G

Berdasarkan jurnal :
KOMPUTASI GRID SEBAGAI JAWABAN KETERBATASAN
SUMBER DAYA KOMPUTASI

Ahlihi Masruro
STMIK AMIKOM Yogyakarta


            Pada era modern seperti saat ini, komputer memiliki peran yang sangat penting dalam berbagai hal. Mulai dari perdagangan penelitian, produksi, prediksi, dll. Hampir semua bidang dan setiap orang atau organisasi sangat membutuhkan komputer untuk pemrosesan kegiatan, akan tetapi tidak setiap orang atau kelompok tersebut mempunya dana ysng banyak, ada kalanya misal pada bagian penelitian dibutuhkan sumberdaya komputer yang sangat canggih yang tentunya sangat mahal, oleh karena itu grid computing menjadi suatualternatif yang harus dipertimbangkan dengan serius.

Teknologi grid computing memungkinkan para peneliti memanfaatkan sumber daya komputasi yang telah ada semaksimal mungkin. Dengan cara seperti ini maka sumberdaya yang ada dari komputer-komputer biasa bisa setara bahkan melebihi performa super computer.

Maka ada perbedaan antara grid computing dan super computer  berdasarkan penjelasan sebelumnya. Jika super computer terdiri dari perangkan keras berkinerja tinggi sedangkan multicomputer terdiri dari sebuah sisterm komputer dengan teknologi jaringan terkoneksi dan perangkat lunak. Supercomputer menghasilkan sebuah komputer berkinerja tinggi tetapi harganya sangat mahal sehingga tidak setiap orang atau kelompok bisa membuat atau membangunnya, sedangkan multicomputer menghasilkal suatu sistem komputer yang yang kinerjanya bervariasi sesuai jumlah yang tergabung dan konfigurasi yang diterapkan.

Penamaan “grid” disini meminjam istilah yang digunakan dalam ketenagalistrikan, dimana pembangkit-pembangkit tenaga listrik dihubungkan satu sama lain untuk secara bersama-sama memasok kebutuhan tenaga listrik penggunanya. Masing-masing pengguna hanya menggunakan sebagian dari daya listrik yang dihasilkan oleh seluruh pembangkit tenaga listrik tersebut.

Suatu sistem komputasi grid dapat menekan biaya investasi pada masing-masing peneliti yang bergabung dari pada masing-masing dari mereka membuat atau membeli suatu super komputer, dan lagi dengan sistem yang terhubung dapat menambah kinerja para peneliti tersebut karena mereka bisa leluasa berkolaborasi dalam penelitiannya. Dengan itu maka komputasi grid membawa dampak positif bagi para pemakainya.

pada gambar dibawah ini menunjukan salah satu arsitektur dari grid computing.


Pada arsitektur diatas dapat dilihat bagaimana sistem komputasi grid bekerja, sistem ini berjalan dengan menggabungkan semua seumber daya yang ada. Untuk bagaimana agar bisa berjalan dapat dijabarkan seperti dibawah ini:
·         arsitektur diatas tidak mengharuskan setiap komputer atau sumber daya dari masing-masing temapat untuk merubah konfigurasi secara signifikan.
·         Jika suatu institusi telah menggunakan suatu sistem grid tertentu misalnya SUN grid engine(SGE) dan yang lainnya berbeda, maka sistem GT4 dapat mengkonfigurasikan untuk berkoordinasi satu sama lain.
·         Syarat untuk pembentukan Grid Computing adalah harus tersedianya suatu backbone jaringan berkapasitas besar untuk menghuungkan masing-masing sumber daya, biasanya sebesar 2 Mbps sampai 155 Mbps
·         Grid Resource Allocation & Management (GRAM) Komponen ini bertanggung jawab dalam mengelola seluruh sumber daya komputasi yang tersedia dalam sistem komputasi grid.
·         Reliable File Transfer/Grid File Transfer Protocol (RFT/GridFTP) Komponen ini memungkinkan pengguna mengakses data yang berukuran besar dari simpul-simpul komputasi yang tergabung dalam sistem komputasi grid secara efisien dan dapat diandalkan.
·         Monitoring & Discovery Service (MDS) Komponen ini memungkinkan pengguna sistem GT4 melakukan monitoring proses komputasi yang tengah berjalan  sehingga masalah yang timbul dapat segera diketahui.

·         Grid Security Infrastructure (GSI) Komponen ini bertanggung jawab atas keamanan sistem komputasi grid secara keseluruhan.



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS